Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Tertahan di Bawah $3.350
Monday, 18 August 2025 07:17 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas (XAU/USD) menarik beberapa penjual di sekitar $3.330 pada sesi Asia awal hari Senin(18/8). Logam mulia ini melemah setelah data Indeks Harga Produsen (PPI) AS keluar lebih kuat dari perkiraan. Investor akan memantau dengan cermat pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada hari Senin untuk perkembangan lebih lanjut.

Data inflasi PPI yang lebih tinggi dari perkiraan, dirilis pada hari Kamis, mendorong para pedagang untuk memangkas taruhan atas pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) pada bulan September, yang menciptakan tekanan bagi emas. Indeks Harga Produsen AS (PPI) naik 3,3% secara tahunan (YoY) pada Juli, dibandingkan dengan kenaikan sebelumnya sebesar 2,4%. Angka ini jauh lebih tinggi dari perkiraan 2,5%.

Selain itu, data yang dirilis Biro Sensus AS pada hari Jumat menunjukkan bahwa Penjualan Ritel AS meningkat 0,5% secara bulanan (MoM) pada Juli, dibandingkan kenaikan 0,9% pada Juni (direvisi dari 0,6%). Angka ini sejalan dengan konsensus pasar.

Namun, suasana hati-hati di pasar dapat meningkatkan aliran aset safe-haven dan membantu membatasi kerugian emas. Bloomberg melaporkan pada hari Minggu bahwa utusan khusus AS, Steve Witkoff, mengatakan Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyepakati jaminan keamanan untuk Ukraina.

Witkoff juga menyatakan bahwa kesepakatan tersebut tidak memungkinkan Ukraina mencapai tujuannya untuk menjadi anggota NATO, karena Rusia menolak keanggotaan NATO tersebut. Para pedagang emas akan mengambil lebih banyak petunjuk dari pertemuan Trump dan Zelenskiy pada hari itu, mengingat rincian dari pembicaraan AS-Rusia masih belum jelas. (azf)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS